Minggu, 05 Januari 2014

Apalah arti menyukai

Apalah arti menyukai

Tatkala kau memandang seseorang yang menarikmu ke dalam lingkaran matanya. Saat seseorang itu melemparkan senyumnya. Ketika karismanya terkuar dari keseluruhan yang ia miliki. Ada sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang menarik bagai magnet. Menaruh sebuah pandangan penuh selidik padanya. Mengikuti setiap lengkungan bibirnya, simpul, manis dan memesona. Matanya lucu saat ia tertawa-sipit. Semua-mua tentangnya yang di sana.

Setelah beberapa hari tak kulihat wajah itu, ada suatu rasa yang selalu bergumal dalam hati. Rindu. Apakah ini namanya rindu?

Namun, saat kulihat wajahnya hari kemarin. Di situlah letak kebahagian yang sempat hilang entah kemana. Ada sesuatu yang hilang saat sehari tidak melihat senyum memukau miliknya. Aura karismatik yang selalu ia tawarkan membuat seluruhnya diam mematung memandangnya. Oh God! Berapa banyak orang yang jatuh pada karisma dan pesonanya? Apakah itu juga termasuk aku?




Damn it!

I'm feel like that.

Saat ia mengulas senyum simpul di wajahnya, di situlah letak kebahagian yang selama ini hilang. Senyum itu membuat orang lain ikut tersenyum senang dibuatnya. Dengan karisma yang ia miliki pun tentunya orang akan sibuk memandangnya. Berpuluh mata memandang ke dalam matanya yang sedang berpendar mengamati.

Kendati ia tak tahu ada sepasang mata yang terus mengamatinya secara intens. Sepasang mata itu tersenyum sumringah karena senyumnya itu kembali setelah beberapa minggu menghilang.

Sebuah rasa kagum akan terus berkembang seiring waktu berjalan. Rasa itu dengan bodohnya terus ada sampai akhirnya itu yang dinamakan rasa suka.

Rasa suka pada hakekatnya adalah sebuah rasa yang wajar ketika seseorang menaruh perhatian lebih untuk orang yang merasa ia kagumi. Suka sebenarnya adalah rasa senang terhadap hal-hal tertentu. Namun, kali ini rasa suka akan di bahas dalam konteks yang berbeda.

Seperti apa rasa suka saat dirasakan dalam sebuah hati kecil kalian?

Terkadang rasa suka itu memiki artian yang berbeda. Apalagi rasa suka terhadap seseorang. Banyak makna yang tersirat di dalamnya. Tentu diri sendiri pun tak tahu apa makna itu sebenarnya. Terlebih lagi jika rasa suka itu semakin menjerat ke arah yang lebih mendalam. Itu terkadang sulit diartikan.

Rasa suka sebagai teman atau suka dalam artian lebih, sebenarnya hanya beda tipis. Ketika kau menyukai seseorang sebagai teman mungkin terkadang akab merasakan rasa suka yang lebih dari itu. Apalagi kalau teman itu seorang lawan jenis dari kita. Tentu saja ada getaran yang berbeda ketika menatap matanya.

Atau mungkin saat mata kalian terus berfokus pada satu titik dimana seseorang tengah berdiri dengan segala kelebihan yang memikat. Ini sedikit lebih sulit diartikan, apakah hanya rasa kagum atau suka?

Memang sulit mengartikan sebuah perasaan. Maka dari itu biarkan semuanya mengalir dengan sendirinya.

Biarkan sebuah rasa berproses dengan sendirinya. Membentuk sebuah rasa yang benar-benar utuh. Rasa yang kokoh dan tak akan pudar. Rasa yang memiliki arti berarti. Bermakna untuk keseharian dengan segenap senyum terukir serta merta tawa bahagia. Rasa meyukai yang memiliki arti, bukan tanpa arti yang tak berarti.

Apalah arti menyukai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar